contoh anekdot sindiran dpr berbentuk teks
Pertanyaan
1 Jawaban
-
1. Jawaban brightsinturr
Contoh : Teks anekdot
Judul : DPR sang perwakilan rakyat
Di suatu sore setelah pulang sekolah Tara dan Budi berjalan pulang, mereka berdua membicarakan kekesalan mereka pada DPR daerah mereka yang baru saja tertangkap karena korupsi, kedua anak kecil kelas 3 SD pun mengungkapkan kekesalan mereka dengan bahasa lucu.
Budi : Tara, jadi anggota DPR itu enak banged ya?
Tara : emang kamu pengen jadi sang perwakilan rakyat itu yak?
Budi : Tara, kepo nggak kamu masuk neraka jalur penistaan rakyat ?
Tara : Nggak tau akunya tuh, emang apaan ngab ?
Budi : Jadi anggota DPR sang perwakilan rakyat dong hahaha
Tara : Lah kok gitu? DPR memang berhasil mewakili kita semua sebagai rakyat bernegara ngab
Budi : Lah ko, gimana ceritanya ?
Tara : emang berhasil kok, Rakyat mau mobil mewah, DPR sudah mewakili ,rakyat mau makanan mewah, DPR sudah mewakili, rakyat mau rumah mewah, DPR sudah mewakili, rakyat mau hidup mewah, DPR sudah mewakili, rakyat mau jalan - jalan mewah, DPR sudah mewakili
aku benar kan ngab?, DPR berhasil mewakili aspirasi rakyat hahaha
Budi : Ohya, aku ada pertanyaan nihhh
Tara : apaan ngab ?
Budi : Anggota DPR kalau beli IPhone ke anaknya pakai uang rakyat gak ya?
Tara : Benar kamu ngab, anggota DPR kalau beli martabak uang rakyat gak ya? , anggota DPR kalau makan Starbucks uang rakyat gak ya? kalau beli pecel lele uang rakyat gak ya?
Budi : Hahaha, emang pantas DPR disebut perwakilan rakyat
Pembahasan
Teks anekdot adalah teks cerita berisi dialog singkat memuat humonuria tetapi sindiran halus terhadap lingkungan masyarakat. Teks anekdot biasanya menyindir tokoh publik, peristiwa maupun kejadian dengan tujuan kritis.
Teks anekdot memiliki 5 struktur yaitu
1) Abstrak, selalu teks pertama atau paragraf menggambarkan kejadian secara singkat. Teks abstrak biasanya 1 - 3 paragraf saja.
2) Orientasi, dialog memuat pengenalan akan cerita
3) Krisis, dialog mulai memunculkan masalah pada teks
4) Reaksi, dialog memuat penyelesaian masalah pada dialog krisis
5) Koda, dialog berada paling bawah memuat penutup atau simpulan dari dialog anekdot.
Selain itu, teks anekdot memiliki fungsi sebagai berikut
1) Menyindir secara halus
2) Menyadarkan khalayak melalui sindiran tersebut
3) Menjadi sumber ekonomi
Pesan :
Jika kita diberi kepercayaan menjaga sesuatu, kita harus menjaganya jangan sampai merusak kepercayaan tersebut, seperti sebagian DPR Indonesia dikenal lalay menjaga keuangan negara sehingga membuat rakyat kurang percaya kembali.
Pelajari lebih lanjut :
Pengertian dan struktur teks anekdot?
https://brainly.co.id/tugas/3775188
Sebutkan dan jelaskan struktur teks anekdot
https://brainly.co.id/tugas/961347
Struktur dan kebahasaan teks anekdot
https://brainly.co.id/tugas/13103418
DETAIL JAWABAN
Mapel: Bahasa Indonesia
Kelas: 8
Materi: Contoh teks anekdot
Kode soal : 1
kata kunci : Contoh teks anekdot DPR, contoh anekdot, dialog anekdot
Kode Kategorisasi: 8.1.1
#TingkatkanPrestasimu